Seperti pada postingan sebelumnya, Structural Engineering software hanyalah sebuah alat bantu yang digunakan untuk keperluan design struktur suatu bangunan sipil dan bukanlah dewa yang kebenarannya mutlak, sehingga setiap outputnya harus diterima dan diaplikasikan dilapangan.
Yang lebih penting adalah pemahaman pada philosofi ilmu yang mendasarinya dan pengetahuan yang didapat dari pengalaman pada kasus yang sebenarnya.
Pernyataan diatas bukan berarti mengharamkan penggunaan Structural Engineering Software, apalagi dengan adanya kemajuan teknologi komputer, memang seharusnya kita bisa mengambil manfaatnya untuk kemudahan hidup.

Hanya saja kita memang diharuskan bisa memverifikasi validitas keluaran suatu program komputer berdasarkan pada logika dan kaidah yang ada, dan sebuah software bukanlah blackbox yang tidak perlu diketahui proses dan prosedurnya
Dewasa ini sudah sangat banyak bertebaran program-program komputer rekayasa teknik yang bisa dijumpai di internet maupun offline, baik yang diberikan secara gratis maupun dengan sewa lisensi yang sangat mahal, baik yang berukuran kecil dan kompatibel sampai yang kompleks dengan fasilitas yang canggih.
Setiap software memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing karena pada dasarnya sebuah software akan dibangun berdasarkan pada tujuan tertentu yaitu untuk menyelesaikan permasalahan yang khusus misalnya ada software yang khusus dan baik digunakan untuk keperluan penelitian dan ada juga yang praktis untuk aplikasi di proyek. Sepengetahuan saya, masih jarang dijumpai software yang multipurpose dengan sama praktisnya.
SANSPRO merupakan salah satu karya dari anak bangsa yang cukup membanggakan ditengah maraknya software Structural Analysis luar negeri yang semakin canggih dan beragam. Barangkali bisa menjadi salah satu alternatif pilihan bagi kalangan Engineer di Indonesia yang kebanyakan masih sulit menjangkau lisensi penggunaan Sofware luar yang harganya masih sangat tinggi.
Pada tahun 1997 SANS versi Windows (SANSPRO) yang merupakan pengembangan dari SANS/89 yang ditulis oleh Nathan Madutujuh pada tahun 1988 dipublish ke masyarakat dan kini sudah banyak digunakan oleh kalangan insinyur baik di dalam maupun luar negeri.
SANS/89 dan SANSPRO merupakan hak cipta milik Engineering Software Research Center (ESRC) dan didistribusikan oleh PT. Anugrah Multi Cipta Karya, Indonesia. Saat ini pengembangannya sudah sampai pada Versi 4.8.
Pengembangnya mengklaim bahwa SANSPRO memiliki keunikan dibanding dengan Software yang sejenis yaitu dapat berjalan pada semua sistem komputer, berukuran sangat kompak dan mampu menghitung struktur bangunan sipil seperti balok, rangka, portal, shearwall, flat slab, shells, tower,bridges dan lain-lain dengan cepat berkat sistem management memori virtualnya.
Seperti kebanyakan Structural Analysis Software sejenis dari luar negeri yang sudah sangat populer semacam SAP2000, ETABS, STAAD, dan lain-lain, SANSPRO juga berbasis finite element yang merupakan suatu metode numerik (pendekatan) sehingga ketelitiannya sangat tergantung dari jumlah elemen yang digunakan untuk itu diperlukan meshing yang cukup dalam pemodelannya, tetapi hal tersebut bukanlah suatu masalah dengan kemajun teknologi komputer saat ini.
Yang cukup menarik bagi kalangan Structural Engineer “praktisi” adalah SANSPRO berorientasi pada modelling, analysis, design, volume and cost calculation dan drawing generator, sebuah integrasi yang lengkap antara CAD(Computer Aided Design), analysis program, database, spreadsheet dan word processing untuk kebutuhan suatu proyek.
Dengan fasilitas grafis 3D yang kini dimiliki, SANSPRO bisa dijadikan alat bantu dalam analisa dan design struktur secara lengkap sampai dihasilkan gambar struktur, bahkan estimasi biaya komponen struktur suatu project sehingga bisa dikatakan bahwa software ini adalah software yang aplikatif. Tampilan interface dari SANSPRO cukup menarik dan memudahkan dalam pemodelan dan eksekusinya, dengan layout Oriented Modelling concept , masing-masing elemen struktur seperti balok, kolom dan pelat bisa diatur dalam setting layout yang berbeda-beda (untuk masing2 tingkat/lantai bangunan).
Untuk keperluan design, pada Versi 4.8 sudah tersedia fasilitas concrete design, steel design, spread footing dan pile/bored pile dan steel connection design dan sudah mengacu pada peraturan yang umum digunakan seperti ACI, IBC, AISC -LRFD maupun ASD dan peraturan Beton dan Gempa Indonesia Tahun 2003. Masih banyak lagi fasilitas yang sepertinya menantang untuk di eksplorasi sampai fasilitas pembuatan gambar detail dan perhitungan volume beserta biayanya.
Tapi sekali lagi semuanya adalah alat bantu yang bisa kita gunakan untuk mempermudah pekerjaan kita, dan bebas kita pilih sesuai dengan kepentingan masing-masing.
Selamat mencoba!
15 Responses
gussuta
July 30th, 2008 at 7:54 pm
1bagus nich buat nambah2 pemrograman teknik sipil, kira2 gampang ndak menggunakannya ! he….he….he….
okanegara
July 30th, 2008 at 11:15 pm
2buatan anak bangsa,wah keren juga.
devari
July 31st, 2008 at 12:57 am
3karya anak bangsa? bener nih bli?
waaaa, salute deh. ternyata kita juga bisa
wira
July 31st, 2008 at 2:48 pm
4nggak tahu mau komen apa
lowongan kerja
August 2nd, 2008 at 1:44 pm
5kalo dibanding dengan AutoCAD bagusan mana ya.. kalo AutoCAD sy ngerti dikit-2 doank.. buat garis, lingkaran donu dll…
imcw
August 3rd, 2008 at 6:15 am
6Beh tulisane rumit sajan. Sing ngerti.
fenny
August 3rd, 2008 at 12:45 pm
7lho, aku baru tau…
aku cuman taunya game dino duel di timezone itu milik anak bangsa, soalnya yang menang ICT Award taon kemaren hehehe
anton
August 4th, 2008 at 12:40 am
8*pokoke asal komen. sinawang apa kaden.
tulisane terlalu teknis, bli. seken nih. jd aku ga ngerti. semoga anak bangsa itu terus berkaya gen nah.
bungtekno
August 5th, 2008 at 7:16 pm
9kapan ne aku dapet bajakannya?
cek email milis.
pandebaik
August 5th, 2008 at 7:28 pm
10blog ini mungkin bakalan jauh dimengerti kalo dibaca oleh anak Sipil. kalo saya sih taunya abedik2 aja.
btw, ni program, pasti bakalan asyik kalo dipadukan dengan MS Project kali ya… untuk cost calculation dan schedulingnya. gunanya tentu untuk menekan cost itu tadi…
baliazura
August 6th, 2008 at 7:58 am
11baguss..
gunakan produk-produk dalam negri
Mario
August 7th, 2008 at 7:33 am
12wah hebat karya anak bangsa. harganya berapa?
ghozan
August 7th, 2008 at 11:29 pm
13wah lom pernah pake sih bli, tepatnya gak bisa
but nice review!
Dek Didi
August 10th, 2008 at 12:34 pm
14Apa yah? Gak ngerti….
dani
September 14th, 2008 at 6:39 pm
15maksudnya sanspro bisa berjalan pd semua sistem operasi, termasuk linux ya, bli..blm cek situsnya (ada ya..??)..kl bs, kan lumayan utk rekomendasi ke temen2 kos teknik yg butuh
RSS feed for comments on this post · TrackBack URI
Leave a reply